Khotbah Minggu, 25 Februari 2018

LOT DISELAMATKAN
Ayat Pokok: Kejadian 19:16
Oleh: Pdt. Rober Nender (Papua Barat)

Sebelum Tuhan memusnahkan kota Sodom dan Gomora, Tuhan mengutus malaikat-Nya untuk memberitahu Lot agar segera keluar dari kota itu. “Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh malaikat tersebut, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu malaikat itu menuntunnya keluar kota dan melepaskannya di sana.”

Mengapa Lot dikasihi Allah?
 
1. Ada doa yang dinaikkan
Ada doa yang dinaikkan oleh Abraham kepada Allah sehingga Allah melihat kota itu dan menemukan ada orang benar di sana. Doa dapat merubah segala sesuatu. Ketika Raja Hizkia divonis Allah harus mati, ia berdoa kepada Tuhan. Doa yang ia naikkan kepada Tuhan, mengubah hati Allah. Ia mendapat kasih karunia dari Allah, sehingga ia dapat menikmati umur panjang.

2. Mempunyai hati yang baik
Kejadian 19:3 membuktikan kebaikan hati Lot “kemudian ia menyediakan hidangan bagi mereka, ia membakar roti yang tidak beragi, lalu mereka makan. ”Walaupun Lot tahu malaikat Tuhan yang datang masih di pintu gerbang, tetapi Lot datang untuk menjemput.” Jadi Lot selain mempunyai hati yang baik, ia juga mempunyai hati yang melayani. Lot menikmati kasih Allah yang besar, perhatian Tuhan yang sempurna, karena hati Lot penuh dengan kasih.

3. Hidup Benar
“Tetapi Ia menyelamatkan Lot, orang yang benar, yang terus-menerus menderita oleh cara hidup orang-orang yang tidak mengenal hokum dan yang hanya mengikuti hawa nafsu mereka saja, sebab orang benar ini tinggal di tengah-tengah mereka dan setiap hari melihat dan mendengar perbuatan-perbuatan mereka yang jahat itu, sehingga jiwanya yang benar itu tersiksa, maka nyata bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan” (2 Petrus 2:7-9).

Lot tetap hidup benar walaupun di sekelilingnya adalah orang-orang jahat. Dia tetap berdiri di atas kebenaran. Berdirilah terus di dalam kebenaran Tuhan karena kebenaran Allah itu akan menuntun kita kepada sorga yang kekal. Daud berkata, “Dari sejak aku muda sampai tua, aku tidak pernah melihat orang benar meminta-minta.” Tuhan kita adalah Tuhan yang luarbiasa!

Sesudah malaikat Tuhan menuntun Lot dan keluarganya sampai keluar, berkatalah malaikat itu: “Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap” (Kejadian 19:17). Ada sebuah keselamatan yang Tuhan persiapkan bagi kita, dan kita harus meresponnya dengan baik dan cepat. Apa yang menjadi kerinduan Tuhan, harus kita tangkap dengan cepat dan kita buat dalam kehidupan kita supaya setiap hal yang Tuhan janjikan menjadi bagian dalam kehidupan kita. Haleluyah, PujiTuhan !