Ringkasan Khotbah

Khotbah Minggu, 24 Agustus 2014

DOA BAPA KAMI       
Ayat Pokok: Matius 6:9-13
Oleh: Ps. Arto Sadeaho, Finlandia

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.  Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.  (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.  Amin.)

Khotbah Minggu, 17 Agustus 2014

SETIA
Ayat Pokok: 2 Samuel 11:6
Oleh: Ps. DR. Stefan Sos, Canada

Lalu Daud menyuruh orang kepada Yoab mengatakan: "Suruhlah Uria, orang Het itu, datang kepadaku.

Kita mengenal kisah kelam kehidupan raja Daud ketika ia jatuh dalam dosa perzinahan.  Namun kali ini, saya ingin mengajak saudara untuk fokus pada satu sosok menarik: Uria, orang Het!  Ia adalah suami Batsyeba – perempuan berparas sangat elok rupanya, yang telah menawan hati raja Daud.

Khotbah Minggu, 10 Agustus 2014

RUMAH TUHAN
Ayat Pokok: Mazmur 27:4
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Sebagai raja sebuah bangsa besar, Daud tidak kekurangan suatupun; ia memiliki segalanya.  Ia dengan mudah memperoleh apa saja yang diinginkannya.  Namun ternyata ia merasa masih ada SATU yang kurang: ia ingin diam di Rumah Tuhan seumur hidupnya – baik semasa hidup di dunia maupun terus sampai tiba dalam surga!  Itulah satu keinginan yang dimohonkan, dan dicarinya sampai dapat.  Ia berani meminta sebab telah mengenal baik/bergaul karib dengan Allah.  Allah adalah Allah yang ingin dikenal.  Pada waktunya kelak, kita pun akan mengenal Dia dengan sempurna – 1 Korintus 13:12.

Khotbah Minggu, 20 Juli 2014

MENGENAL ALLAH
Ayat Pokok: Mazmur 27:4
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Daud berani meminta, sebab ia mengenal Allah.  Bukan mengenal sekedarnya, melainkan mengenal dengan sungguh, dalam arti: bergaul karib, bersekutu, senantiasa diam dekat Tuhan – di segala situasi!  Karenanya, Allah pun “mengenal” Daud.  Sejak ia masih belia – meski di pemandangan manusia penampilan ke-tujuh kakaknya jauh lebih meyakinkan, Allah memilihnya untuk diurapi sebagai raja atas Israel– 1 Samuel 16.

Setelah diurapi, Daud tidak serta merta dilantik jadi raja.  Perjalanan menuju istana masih amat panjang dan berliku.  Pengenalan Daud akan Tuhan membuatnya sanggup melalui berbagai ujian dan pergumulan berat.  Persekutuan yang erat dengan Tuhan membawanya pada banyak pengalaman indah dan heran yang Tuhan nyatakan. 

Khotbah Minggu, 13 Juli 2014

MESIAS, ANAK ALLAH YANG HIDUP
Ayat Pokok: Mazmur 27:4
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Sebagai seorang raja besar, Daud memiliki segalanya.  Ia hidup dalam kelimpahan.  Namun ada satu hal yang belum dimilikinya, dan itulah yang dimintanya: “diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.”

Khotbah Minggu, 6 Juli 2014

SAMPAI MASA TUAMU   
Ayat Pokok: Yesaya 46:4-10
Oleh: Pdt. Paul Runkat

Yesaya adalah seorang nabi yang dipakai Allah untuk berbicara kepada bangsa Israel yang ketika itu mengalami sengsara di tempat pembuangan di Babel.

Khotbah Minggu, 29 Juni 2014

BERSEKUTU DENGAN YESUS   
Ayat Pokok: Yohanes 9
Oleh: Pdt. Hanniel van der Krogt

Allah menciptakan manusia sebagai makhluk sosial – bukan individualis.  Maka, usai menciptakan Adam, Ia menjadikan seorang pendamping baginya.  FirmanNya, “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia” – Kejadian 2:18. 

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)