Ringkasan Khotbah

Khotbah Minggu, 13 Agustus 2017

Hidup yang Berbuah
Oleh: Pdt. Andy Idrus (GPdI Pademangan)
Ayat Pokok: Yohanes 15:1-2

Yesus ingin murid-murid-Nya menjadi orang percaya yang berbuah. Dalam perjamuan menuju Getsemani, Yesus berbicara tentang Pokok Anggur.  "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.” (Yoh. 15:1-2). Setiap ranting harus melekat kepada pokok anggur yaitu Yesus, dan setiap ‘ranting’ harus dibersihkan dari sakit hati, dendam, akar pahit, kemarahan, kebencian, supaya ia berbuah.

Khotbah Minggu, 6 Agustus 2017

SETIA
Ayat Pokok: 2 Timotius 2:12-13
Oleh: Pdt. Yermia M Kristanto

Kesetiaan adalah hal yang sangat diperhitungkan Allah, dan menghasilkan ketekunan.  “Jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita; Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya” – 2 Timotius 2:12-13.

Khotbah Minggu, 30 Juli 2017

TERUS BERBUAH   
Ayat Pokok: Mazmur 92:13-16
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

“Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.  Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.”

Khotbah Minggu, 23 Juli 2017

JANGAN MENIPU DIRI SENDIRI    
Ayat Pokok: Galatia 6:1-3
Oleh: Pdt. Elim Simamora, Medan

“Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.”

Sebuah buku yang saya baca mengungkapkan fakta bahwa semasa hidupnya, manusia tidak memanfaatkan 95% potensi yang ada dalam dirinya, alias dibawanya ke liang kubur.  Saya tersentak membacanya!  Tuhan mengaruniakan potensi luar biasa, namun manusia gagal memanfaatkannya.  Berapa di antara kita merasa hidupnya berarti dan berharga? 

Khotbah Minggu, 16 Juli 2017

MENGGERAKKAN KUASA ALLAH
Ayat Pokok: Lukas 8:45-48
Oleh: Ev. Andreas Santoso

 “Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya. Lalu kata Yesus: "Siapa yang menjamah Aku?" Dan karena tidak ada yang mengakuinya, berkatalah Petrus: "Guru, orang banyak mengerumuni dan mendesak Engkau." Tetapi Yesus berkata: "Ada seorang yang menjamah Aku, sebab Aku merasa ada kuasa keluar dari diri-Ku” – Lukas 8:43-46.

Petrus melihat arti kata menjamah disini hanya dari segi fisik, tentunya arti kata menjamah yang diucapkan Yesus sangat berbeda dengan yang dimaknai Petrus.  Karena kuasa yang keluar dari diri Yesus seketika itu juga menyembuhkan pendarahan seorang perempuan yang sudah menderita selama 12 tahun.  Kita bisa menggerakkan kuasa Allah bekerja di dalam kehidupan kita.  Untuk itu kita mau belajar apa yang harus kita kerjakan.

Khotbah Minggu, 9 Juli 2017

TIDAK TAWAR HATI
Ayat Pokok: 2 Korintus 4:16-18
Oleh: Pdt. Handry Rumimpunu, GPdI Grogol

Layaknya saudara dan saya, hamba Tuhan, bahkan seorang sekelas rasul Paulus tidak luput dari persoalan dan tekanan hidup, penderitaan dan aniaya!  Bagi Paulus, kehidupannya saat itu sangat bertolak belakang dengan kehidupan ‘terhormat’ yang dijalaninya sebagai seorang Israel tulen yang memegang kuasa penuh untuk menyesah bahkan membunuh para pengikut jalan Tuhan!

Khotbah Minggu, 2 Juli 2017

HIDUPKU BERHARGA
Ayat Pokok: 2 Raja-Raja 20:1-6
Oleh: Pdt. Devy Runtuwarow, GPdI Kramat

Hidup-mati manusia ada dalam genggaman Allah!  Ketika tiba waktunya, tak seorang pun kuasa menolak kehadirannya. 

Ketika raja Hizkia jatuh sakit dan hampir mati, vonis dijatuhkan: ia tidak akan sembuh dan akan segera mati.  Mendengar vonis itu, raja berseru, dan menangis dengan sangat.  Alkitab mencatat, Tuhan mendengar dan mengabulkan seruan doanya.  Allah mengubah vonis atasnya, dan raja pun beroleh kesempatan hidup 15 tahun lagi!

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)