Ringkasan Khotbah

Khotbah Minggu, 21 Februari 2016

GARAM: PEMBAWA DAMAI
Ayat Pokok: Matius 5:13; Markus 9:50
Oleh: Pdt. A.h. Mandey
 
Garam sangat bermanfaat bagi manusia.  Namun jika menjadi tawar, ia takkan bisa diasinkan lagi; tak berguna; dibuang dan diinjak orang!  “Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya?  Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain” – Markus 9:50.

Khotbah Minggu, 14 Februari 2016

GARAM
Ayat Pokok: Matius 5:13; 2 Raja-Raja 2:19-22
Oleh: Pdt. A.h. Mandey
 
Karena manfaatnya yang beragam, garam sangat dibutuhkan manusia.  Disamping sebagai penyedap rasa pada setiap masakan, garam, antara lain juga dimanfaatkan untuk mencegah proses pembusukan.  Di dunia kesehatan dan kecantikan, garam dipercaya memiliki peran penting.

Bukan hanya manusia, ternyata Allah pun menyukai persembahan korban yang dibubuhi garam. “Dan tiap-tiap persembahanmu yang berupa korban sajian haruslah kaububuhi garam, janganlah kaulalaikan garam perjanjian Allahmu dari korban sajianmu; beserta segala persembahanmu haruslah kau-persembahkan garam” – Imamat 2:13.

Khotbah Minggu, 7 Februari 2016

FIRMAN MENJADI MANUSIA
Ayat Pokok: Yohanes 1:1-2,14
Oleh: Pdt. Paulus O. Runkat
 
Pada mulanya adalah Firman.  Firman bersama-sama dengan Allah.  Firman itu adalah Allah!  Yesus – Dialah Firman yang telah menjadi manusia.  “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran”. 

Nama Penunggang kuda putih yang jubahNya telah dicelup dalam darah ialah Firman Allah!  “Pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan” – Wahyu 19: 13,16.  Haleluya!  Dialah Yesus, Tuhan kita!

Khotbah Minggu, 31 Januari 2016

PINTU YANG TERBUKA
Ayat Pokok: Wahyu 3:7-11
Oleh: Rev. Kindah J. Greening
 
Yesus datang melawat tujuh gereja di Asia Kecil. Perkataan-perkataanNya dalam lawatanNya itu merupakan perkataan-perkataanNya yang terakhir bagi gerejaNya. Perkataan terakhir bagi seseorang yang mendekati ajalnya sangat penting untuk disimak karena seperti wasiat bagi keluarganya. Perkataan Yesus yang terakhir bagi gerejaNya adalah “Pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, ….” Kemudian Ia mengangkat tanganNya dan memberkati murid-muridNya. Demikian yang tercatat dalam Injil Matius. Dan juga tercatat dalam Injil Lukas “Segala kuasa telah diberikan kepadaKu, dan kamu adalah saksiKu, pergilah ke seluruh dunia …” Kemudian Yesus memberkati mereka dan Ia terangkat ke sorga.

Khotbah Minggu, 24 Januari 2016

DIBUANG & DIINJAK
Ayat Pokok: Matius 5:13
Oleh:Pdt. A.H. Mandey
 
Kamu adalah garam dunia.  Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan?  Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. 

Allah menghendaki saudara dan saya menjadi garam dunia.  Garam amat dibutuhkan manusia.  Kita telah melihat orang benar begitu berharga di mata Tuhan.  Sejatinya, Sodom dan Gomora bisa luput dari murka Allah.  Setelah Abraham memberanikan diri tawar menawar dengan Allah, Ia akhirnya setuju:  sekiranya ada sepuluh orang benar di sana, Ia “tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu.”  Luar biasa kasih Allah akan orang-orang benar!

Khotbah Minggu, 17 Januari 2016

GARAM DUNIA 2
Ayat Pokok: Matius 5:13
Oleh: Pdt. A.H. Mandey
 
Dengan takaran yang pas, garam bisa menjadikan masakan sedap untuk dinikmati.  Itu sebabnya, garam dibutuhkan setiap orang – tanpa memandang kelas dan status sosial.  Tuhan Yesus berkata, saudara dan saya adalah garam dunia!  Namun, jika garam berubah menjadi tawar, ia tak lagi berguna; ia akan dibuang dan diinjak-injak orang!

Khotbah Minggu, 10 Januari 2016

GARAM DUNIA
Ayat Pokok: Matius 5:13
Oleh: Pdt. A.H. Mandey
 
Kamu adalah terang dunia!  Itulah tema kita di sepanjang tahun 2015.  Tema tahun ini saya ambil dari Matius 5:13 – “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.”
 

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)