Ringkasan Khotbah

Kebaktian Kenaikan Tuhan Yesus, 14 Mei 2015

JAGALAH PELITAMU
Ayat Pokok: Matius 25:1-13
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya  dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka. Pelita berbicara mengenai firman Tuhan, mempelai laki-laki adalah Yesus, minyak adalah Roh Kudus.

KKR Hari Kenaikan Tuhan Yesus, 14 Mei 2015

TIGA FAKTA TENTANG ROH KUDUS
Oleh: Rev. Daniel W. Peterson (USA)

Seorang perempuan yang sudah 12 tahun sakit pendarahan telah mendatangi semua tempat pertolongan duniawi, tetapi tidak ada yang sanggup menolongnya, tidak ada harapan bagi dia. Namun kemudian dia mendengar tentang Yesus. Timbul keyakinan dalam dirnya bahwa kalau dia bisa menjamah ujung jubah Yesus, maka ia memiliki harapan.
Tenaga manusia tidak cukup mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi hari-hari ini.

Khotbah Minggu, 10 Mei 2015

MEMBACA TANDA
Ayat Pokok: Yoel 1
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada.  Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta – Ibrani 1:1-2.

Dan inilah yang disampaikan Allah dengan perantaraan nabi Yoel bin Petuel mengenai apa yang akan terjadi sebelum Hari Tuhan tiba:

Khotbah Minggu, 3 Mei 2015

PERJAMUAN TUHAN
Ayat Pokok: 1 Korintus 11:20-22
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Perjamuan Kudus ditetapkan oleh Tuhan Yesus sendiri.  Pada malam sebelum ditangkap, Ia mengadakan perjamuan malam terakhir dengan murid-murid.  Saat itulah Ia menggambarkan roti dan anggur sebagai tubuh dan darahNya, yang adalah makanan dan minuman yang sungguh! 

Khotbah Minggu, 26 April 2015

KUASA DARAH YESUS
Ayat Pokok: Ibrani 10:1-11
Oleh: Pdt. Elia Felix Fernando, Chicago
 
Ayat-ayat ini membandingkan beberapa hal.  Antara Hukum Taurat yang hanya merupakan bayangan akan keselamatan vs hakekat dari keselamatan itu sendiri. Antara semua korban yang dipersembahkan terus menerus di bawah Hukum Taurat vs korban Yesus yang hanya satu kali!  Antara korban yang bisa vs yang tidak bisa menghapus dosa.  Antara korban yang berkenan vs yang tidak lagi berkenan dan dikehendaki Allah!

Khotbah Minggu, 19 April 2015

RAHASIA KEBERHASILAN YUSUF
Ayat Pokok: Kejadian 39:1-20
Oleh: Pdt. Wilson Sormin (GPdI Binjai, Medan)

Keberhasilan tidak ditentukan oleh tingginya IQ seseorang. Ada banyak orang pintar, tetapi tidak menjadi orang berhasil. Ada orang biasa-biasa saja (tidak terlalu pintar), tetapi menjadi orang berhasil. Keberhasilan juga tidak ditentukan karena memiliki banyak keahlian atau bakat (multi talenta), karena kenyataannya ada banyak orang yang memiliki banyak keahlian, bakat tetapi tidak menjadi orang berhasil. Keberhasilan juga bukan faktor keberuntungan. Untuk meraih keberhasilan, ada banyak faktor yang harus berperan di dalamnya, yang paling utama adalah melibatkan Tuhan. Sebagian besar orang salah mengartikan tentang sebuah keberhasilan. Kalau orang mempunyai harta yang banyak, titel, rumah dan fasilitas mewah, dikatakan berhasil. Sebenarnya itu hanya sebagian saja dari keberhasilan. Arti yang sebenarnya dari keberhasilan adalah hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Meskipun kita mempunyai banyak harta dan fasilitas mewah, namun bila tidak bisa hidup sesuai dengan kehendak Tuhan, kita tergolong orang yang gagal. Mari kita belajar dari keberhasilan Yusuf. 

Khotbah Minggu, 12 April 2015

BANGKIT & HIDUP!
Ayat Pokok: Kisah Para Rasul 1:1-3
Oleh: Pdt. Haniel van der Krogt

Setelah bangkit dari antara orang mati, Yesus merasa sangat perlu melakukan pekerjaan-pekerjaan penting di dunia sebelum akhirnya Ia naik ke surga.  Maka 40 hari lamanya Ia menampakkan diri, mengajar dan mengadakan tanda-tanda heran untuk (i) meyakinkan murid-murid bahwa Ia sungguh hidup; (ii) mengobarkan kembali semangat murid-murid; dan (iii) mempersiapkan mereka menjadi rasul-rasulNya!

“Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.”

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)