Ringkasan Khotbah

Ibadah Tahun Baru, 1 Januari 2017

BERGAUL DENGAN ALLAH
Ayat Pokok: Kejadian 5
Oleh: Pdt. A.H. Mandey
 
Waktu diciptakan Allah tatkala Ia menjadikan benda-benda penerang untuk memisahkan siang dari malam – Kejadian 1:14-19.  Sejak itu, waktu terus berjalan, dan hari ini kita menyambut tahun yang baru. 

Demikianlah seiring berjalannya waktu, satu per satu kekasih-kekasih di sekitar kita pergi ke pangkuan Tuhan.  Padahal, di awal penciptaan, secara khusus manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah sendiri.  Manusia bahkan dimaksudkan untuk hidup abadi. 

Namun, dosa berbuah maut.  Maka sejak manusia jatuh dalam dosa, usianya semakin pendek!   Dalam Mazmur 90:10, Musa mengakui kenyataan ini - “Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.”

Ibadah Tutup Tahun, 31 Desember 2016

TUHAN ADALAH GEMBALAKU
Ayat Pokok: Mazmur 23:1-6
Oleh: Pdt. B.P. Soeprapto
 
Di penghujung tahun ini, apakah saudara merasa sudah digembalakan Tuhan sepanjang tahun 2016?  Tidak kekurangan sesuatupun?  Semuanya dberkati?  Puji Tuhan!  “Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang” – Mazmur 23:2.  Haleluya!  Saya bersyukur karena Tuhan menjadi Gembala kita yang baik di sepanjang tahun 2016. 

Khotbah Natal Minggu, 25 Desember 2016

IMANUEL
Ayat Pokok: Matius 1:23
Oleh: Pdt. A.H. Mandey
 
Imanuel: Allah Menyertai Kita!  Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" -- yang berarti: Allah menyertai kita.”

Penyertaan Allah melebihi segala-galanya.  Orang-orang yang kita kasihi: orangtua, suami, isteri, anak, kerabat, sahabat bisa pergi kapan saja, meninggalkan kita untuk selamanya.  Namun jika Allah beserta kita, penghiburanNya nyata dan sanggup membuat kita tetap tegar.  Haleluya!

Ibadah Natal Umum II, 18 Desember 2016

SIAPAKAH DIA?
Ayat Pokok: Amsal 30:1-4
Oleh: Pdt. Paulus O. Runkat
 
Agur tidak paham hal-hal yang berasal dari Allah.  Dan ia menyadari penyebabnya: “Juga tidak kupelajari hikmat, sehingga tidak dapat kukenal Yang Mahakudus.” Akibatnya, timbul pertanyaan-pertanyaan yang tak bisa dijawabnya: “Siapakah yang naik ke sorga lalu turun?  Siapakah yang telah mengumpulkan angin dalam genggamnya?  Siapakah yang telah membungkus air dengan kain?  Siapakah yang telah menetapkan segala ujung bumi?  Siapa namanya dan siapa nama anaknya?”
 

Khotbah Minggu, 11 Desember 2016

BERJALAN DI ATAS BADAI
Ayat Pokok: Matius 14:22-33
Oleh: Ev. Yermia M. Kristanto
 
Badai menakutkan banyak orang.  Kehadirannya membawa kehancuran dahsyat; memorak-porandakan apapun yang dihampirinya.  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “Badai” berarti  “angin kencang yang menyertai cuaca buruk (yang datang dengan tiba-tiba) berkecepatan sekitar 64—72 knot; topan.”

Khotbah Minggu, 4 Desember 2016

“TUHAN, PERISAIKU”
Ayat Pokok: Mazmur 28:1-9
Oleh: Pdt. A.H. Mandey
 
Bagi bangsa Yahudi, Daud adalah seorang yang sangat istimewa. Ia hidup kira-kira 1000 tahun sebelum Yesus lahir.  Dalam khotbah pertamanya setelah dipenuhkan dengan Roh Kudus, Petrus mengaitkan Daud dengan Yesus yang baru saja diserahkan untuk disalibkan. Petrus menyebut Daud sebagai “bapa bangsa (Israel)”! Dari benihnyalah, lahir Yesus – yang oleh Allah dijadikan Tuhan dan Kristus! – Kisah Para Rasul 2:29-38! 

Mazmur 28 ditulis oleh raja Daud - terbagi dalam dua bagian:

  1. Ayat 1-5 - memuat kerisauan hati Daud menyaksikan kejahatan orang fasik; kegundahannya saat Tuhan seolah membisu terhadap seruan doanya;
  2. Ayat 6-8 – berisi ucapan syukur dan penegasan iman: “TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku;...  TUHAN adalah kekuatan umat-Nya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapi-Nya!”

Khotbah Minggu, 27 November 2016

TETAP DI DALAM DIA
Ayat Pokok: Kolose  2:6
Oleh: Pdt. Jesaya Pingastono, Singosari

“Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita.
Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia.”
 
Untuk bisa menerima Kristus Yesus, orang harus terlebih dulu percaya dengan sungguh.  Dan untuk percaya, orang perlu iman.  Sebab, “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat” – Ibrani 11:1.  Iman datang dari pendengaran akan Firman Allah.  Puji Tuhan!  Saat ini saudara dan saya tengah mengambil bagian terbaik dalam hidup: menyimak pemberitaan Firman Tuhan!

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)