Khotbah Minggu, 8 Oktober2017

BEN-ONI vs BENYAMIN
Ayat Pokok: Kejadian 35:16-18
Oleh: Pdt. David Aritonang, Jakarta

Dan ketika ia hendak menghembuskan nafas--sebab ia mati kemudian--diberikannyalah nama Ben-oni kepada anak itu, tetapi ayahnya menamainya Benyamin.”

Dua Perspektif
Kelahiran putera bungsu mereka melalui proses persalinan yang sangat sukar, Rahel dan Yakub melihatnya dari dua sudut pandang yang berbeda!

Rahel ingin mengingatkan orang akan kesukaran yang dialaminya saat melahirkan puteranya.  Itu sebabnya ia menamainya Ben-oni yang berarti putera kesukaranku (= son of my sorrow).

Namun Yakub menamainya Benyamin yang berarti putera tangan kananku = anak yang kuat, tangkas, hebat (= son of my right hand)!

Yang satu fokus pada besar dan beratnya tantangan dan kesukaran yang dialami; yang lain fokus pada kekuatan/ketangkasan yang mengalahkan kesukaran!

Ini yang dinubuatkan Yakub tentang Benyamin: “Benyamin adalah seperti serigala yang menerkam; pada waktu pagi ia memakan mangsanya dan pada waktu petang ia membagi-bagi rampasannya”– Kejadian 49:27.

Perhatikan,Yakub tidak fokus pada pertempuran/kesusahan/perjuangan yang akan dialami puteranya, melainkan pada kuasa/kemampuan yang akan mengalahkan setiap pergumulan hidup!

Ketika 12 orang pengintai dikirim Musa ke tanah Kanaan – seperti Rahel & Yakub – mereka pun memiliki dua sudut pandang berbeda – Bilangan 13:28-33.

  • 10 pengintai fokus pada beratnya kesukaran dan tangguhnya lawan: “Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita.” 
  • 2 pengintai, Kaleb & Yosua fokus pada kekuatan Tuhan! “Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis...” – Bilangan 14:8-9.

Ironisnya, bangsa Israel lebih percaya pada laporan 10 pengintai.  Maka terjadilah apa yang mereka takutkan: kecuali Kaleb dan Yosua, tak seorang pun masuk ke tanah perjanjian yang berlimpah susu dan madu!

ROH yang Membangkitkan Kekuatan
“Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban” – 2 Timotius 1:7.

Haleluya!  Meski hidup di tengah dunia yang kian tenggelam dalam kegelapan dosa, saudara dan saya memiliki Roh Allah yang membangkitkan kekuatan untuk menang atas berbagai tantangan hidup!  Seperti Yakub, Kaleb dan Yosua, mari fokus pada kekuatan Allah yang menyertai kita – bukan pada persoalan dan kesusahan yang kita alami!

Saat kita mengarahkan pandangan hanya kepadaNya, Dia akan berperang untuk kita!  “Janganlah takut... TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja” – Keluaran 14:13-14.

Dalam keadaan terkepung oleh puluhan ribu orang yang hendak membunuhnya, termasuk, puteranya Absalom, Daud tak gentar, sebab ia percaya dan menjadikan Allah sebagai satu-satunya perisai perlindungannya – Mazmur 3.  Haleluya!

Persoalan apa yang tengah menghimpit saudara hari ini?  Jangan fokus pada masalah yang kita hadapi agar tidak tawar hati.  Jangan takut; tetap arahkan pandangan kepadaNya; tetap percaya kepada Dia yang memberikan Roh yang membangkitkan kekuatan – bukan roh ketakutan!  Amin! Tuhan Yesus memberkati!

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)