Makna Natal yang Sesungguhnya


Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. (Lukas 2:11)

Natal, tidak lain adalah peringatan hari kelahiran Kristus, Tuhan sebagai Juruselamat umat manusia ke dalam dunia ini. Namun sayang sekali, ditengah kemeriahan dan keramaian menyambut hari Natal tersebut, banyak orang yang tidak mengerti dan kehilangan makna Natal yang sesungguhnya.

Pada saat ini makna Natal sudah sangat dikaburkan oleh sekularisme. Natal tidak lagi menjadi milik umat Kristen semata- mata, Natal telah menjadi milik dunia! Oleh karena itu, kita perlu menemukan makna Natal yang sebenarnya, bagaikan menemukan kembali bayi Yesus di tengah tumpukan 1001 macam hadiah Natal.
Setelah lebih dari dua ribu tahun, kesyahduan malam Natal telah diganti dengan hiruk pikuknya "Christmas Sale" dan pesta pora sambil bermabuk-mabukan, sehingga mengakibatkan tidak sedikit korban kecelakaan di jalan raya karena ulah pengendara mobil yang mabuk.

Lagu "Malam Kudus" telah dicampur dengan "Jingle Bells" dan "White Christmas"-nya Bing Crosby. Kandang sederhana di Betlehem telah dicampur dengan "Christmas Holiday Show" di hotel-hotel mewah Las Vegas atau pelayaran mewah "Caribbean Holiday Cruise".

Para gembala serta malaikat telah dicampur dengan "Power Ranger" serta berbagai mainan plastik dan elektronik lainnya. Figur Yusuf dan Maria telah dicampur dengan Santa Claus berikut sekarung kadonya untuk anak-anak yang "baik". Hingga mereka tidak tahu lagi apakah yang empunya Natal itu si kakek gendut berjanggut dan berbaju merah atau Kristus Sang Penebus umat manusia dan dunia yang berdosa ini!

Saudara pembaca yang dikasihi Tuhan, mari kita kembali temukan arti Natal yang sesungguhnya. Kelahiran Kristus ke dalam dunia ini adalah untuk menyelamatkan manusia yang berdosa, bukan untuk dirayakan dengan pesta pora dan kesenangan duniawi seperti dilakukan oleh mereka yang tidak memahami arti Natal yang benar.
Sambutlah Natal dengan hati yang terbuka untuk kehadiran Sang Juruselamat dalam hidupmu dan rayakan kelahiranNya dalam kesederhanaan dan dengan pengertian yang sesungguhnya. “Selamat Hari Natal.” Immanuel, Allah beserta kita. (PHM)

Doa: Terima kasih Tuhan Yesus untuk kelahiranMu ke dalam dunia ini. Biarlah kami selalu menyadari makna hari kelahiranMu dengan benar. Amin.

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)