Khotbah Minggu, 3 Juni 2018

YESUS DITINGGIKAN & DIMULIAKAN
Ayat Pokok: Yohanes 12:32
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Nikodemus, seorang Farisi yang berkedudukan sebagai pemimpin agama Yahudi, suatu malam datang kepada Yesus dan menyatakan kepercayaannya bahwa Yesus adalah guru yang diutus Alllah, datang dari Allah, katanya, “Sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya.” (Yoh. 3:2). Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah” (ay. 5). Air yang dimaksud di sini adalah firman Allah; yang membuat kita menjadi manusia yang baru, yang dilahirkan bukan di bumi ini tetapi dilahirkan di dalam Kerajaan Allah.

Yesus Ditinggikan
Orang-orang Yunani adalah orang-orang yang tidak mengenal Allah (= kafir). Mereka ingin bertemu dengan Yesus. Dan ketika bertemu, Yesus berkata, “dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku” (Yoh. 12:32). Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati (ay. 33).

Yesus dianiaya dan mati di kayu salib. Jadi Dia bukan mati di dalam kubur. Sesudah Dia mati di kayu salib, baru dia dikubur. Lalu Dia bangkit dari kubur pada hari ketiga dan Dia naik ke sorga (Kis. 1:9).

Yesus Dimuliakan
Sesudah disalibkan, Yesus mendapat tempat yang sangat terhormat; Dia dimuliakan duduk di sebelah kanan Allah Bapa.

Tuhan Berperang untuk Kamu
Ketika tentara Mesir mengejar bangsa Israel, di hadapan bangsa Israel terbentang Laut Merah yang sangat luas dan dalam. Lalu Tuhan meniup angin dari timur, tiba-tiba air laut terpecah menjadi dua sehingga bangsa Israel dapat berjalan di tengah dengan tembok air di kanan-kirinya.

Tentara Mesir yang mengejar mereka datang, bangsa Israel sangat ketakutan, tetapi Tuhan perintahkan kepada Musa untuk berkata, “Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya” (Kel. 14:13).

Seketika itu, air yang terbelah kembali menyatu dan mengubur tentara Mesir yang berjalan di tengahnya. Dia berperang untuk kamu! Jadi keselamatan itu bukan datang dari manusia, tetapi Tuhan yang memberikan kemenangan.

Tuhan akan membuat perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah dan yang tidak beribadah kepada-Nya (Mal. 3:18). Tuhan yang bisa mengubah air Mara yang pahit menjadi manis, adalah Tuhan yang sudah mengadakan banyak mujizat. Tidak ada yang mustahil bagi-Nya! Diam, berharap pada Tuhan, melakukan firman Tuhan, maka kita selamat. Puji Tuhan, Tuhan Yesus memberkati.

Jadwal Ibadah Minggu

  Kebaktian Umum
  05.30 Ibadah I
  08.15 Ibadah II
  11.15 Ibadah III
  17.00 Ibadah IV

Sekolah Minggu
08.15 Kelas Besar
09.00 Kelas Kecil
11.30 Kelas Kecil
17.30 Kelas Kecil