Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

BERPIKIR POSITIF dan IMAN

“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” (Filipi 4: 8)

Gelas yang berisi air setengahnya disebut “setengah kosong” oleh orang yang berpikiran negatif. Tetapi yang berpikiran positif akan berkata bahwa gelas tersebut “setengah penuh”. Firman Tuhan selalu mengajar kita untuk berpikiran positif. Sesuatu yang benar hanya akan nyata jika ada hal yang tidak benar, mulia dan adil juga hanya akan kelihatan jika ada hal yang tidak mulia dan tidak adil, yang suci akan nyata jika ada hal yang najis, yang manis akan terasa jika ada yang pahit, dst.

Iman Abraham 1, iman vs logika

Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, walaupun kepadanya telah dikatakan: "Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu." Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali. Ibrani 11:17-19

Iman sering dipertentangkan dengan logika. Iman dianggap tidak rational, tidak masuk Akal. Tidak dapat dibuktikan dengan akal sehat. Sederhananya iman itu tidak logika. Akibatnya banyak orang yang mengaku Kristen dan punya iman lebih sering mengutamakan logika lebih daripada imannya. Suatu sikap yang jelas salah. Logika tidak akan pernah dapat membawa manusia kepada keselamatan tapi iman mampu. Logika tidak akan pernah mendatangkan mujizat tapi iman bisa. Logika terbatas tetapi iman tak dapat dibatasi sekalipun dengan logika kita. 

Percaya

“Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman dan membawa iman kita itu kepada kesempurnaan,...” Ibrani 12:2

Anne Purcell adalah seorang wanita yang bersuamikan seorang pria yang bernama Ben yaitu seorang tentara yang sedang bertugas di Vietnam. Suatu hari ia menerima kabar bahwa suaminya itu dinyatakan hilang dalam tugas saat pesawat helikopter yang ditumpanginya jatuh tertembak oleh tentara musuh. Anne terkejut dan sangat terpukul mendengar berita tersebut.

Hidup Oleh Iman

Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (Roma 1: 17)

Judul renungan di atas bukan merupakan sebuah slogan yang timbul hanya sementara waktu saja dan sesudah itu tidak berlaku lagi. Hidup oleh iman adalah sebuah motto kehidupan yang harus dimiliki oleh setiap orang Kristen selama berada di dalam dunia ini yang tidak dapat memberikan ketenangan. Orang yang paling kaya di dunia ini sekalipun, masih memiliki kekuatiran akan berbagai hal, terutama dengan harta kekayaannya.

Gembala Yang Setia

“Tuhan adalah Gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena NamaNya. (Mzm 23: 1-3)

Barangkali saudara seringkali membaca dan mendengar Mazmur Gembala yang dikutip di atas. Mazmur Gembala memang seringkali disampaikan atau digunakan ketika ada jemaat yang mengalami pergumulan hidup yang berat, bahkan seringkali dibacakan dalam kebaktian penghiburan atau pemakaman anggota jemaat yang dipanggil Tuhan ke rumah Bapa di sorga.

Tuluskah Imanmu?

“Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.” (I Tim 1: 5)

Apakah yang dimaksud dengan iman yang tulus itu? Banyak orang Kristen yang mengikut Tuhan dan menjadi anggota gereja untuk sekian tahun lamanya tetapi tidak memiliki iman seperti yang didapati oleh Paulus ada dalam diri anak rohaninya Timotius.

Tetap Semangat

Tetapi hanyalah orang yang hidup, dialah yang mengucap syukur kepada-Mu, seperti aku pada hari ini; seorang bapa memberitahukan kesetiaan-Mu kepada anak-anaknya. (Yesaya 38:19)

Ayat di atas merupakan potongan lirik dari nyanyian syukur Hizkia, sesudah ia disembuhkan dari penyakitnya dan lolos dari maut. Nyanyian yang terilhami dari pengalaman-pengalaman pahit ini, telah membawa Hizkia kepada sebuah pengertian bahwa Allah tidak meninggalkan orang yang berseru dan berharap pada-Nya, yang tidak menghiraukan rasa lelah karena berharap.

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)