Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

Memelihara Ciptaan

TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. (Kejadian 2:15)

Alkitab memberitahukan kepada kita kelak bumi dan segala isinya ini akan lenyap. Tidak ada satu pun yang tersisa. Akan tetapi tidaklah tepat bila kita umat percaya oleh karena mengetahui fakta tersebut kemudian bersikap apatis terhadap upaya-upaya melestarikan lingkungan hidup. Atau jangan pula lalu kita takut terjebak kepada gerakan humanisme yang memang getol menyuarakan isu-isu pelesatarian lingkungan hidup. Humanisme memang berpusat kepada manusia dan senantiasa berupaya mensejahterakan lingkungan hidup manusia. Karena bagi mereka surga itu tidak ada, bumi inilah surga mereka.

Pengendalian Diri

Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya. (Amsal 25:28)

Pada zaman dahulu kala, kekuatan sebuah kota adalah dari tembok yang dibangun sekelilingnya. Tembok kota itu merupakan benteng terhadap serangan musuh-musuh yang mencoba masuk dan menguasai kota tersebut. Kalau tembok itu roboh, maka musuh akan dengan mudah menguasai kota itu. Demikian juga dengan orang yang tidak dapat mengendalikan dirinya. Sebab itu tidak heran kalau raja Salomo mengatakan tentang orang yang tidak dapat mengendalikan dirinya bagaikan kota yang telah roboh temboknya. Cerita ini adalah "kisah nyata" yang pernah terjadi di Amerika.

Mengembangkan Inisiatif

Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. Efesus 4:2

Pada abad pertama, kata Yunani untuk kerendahan hati dipakai hanya dalam arti “menghina”, karena dianggap sebagai satu pertanda kelemahan dan pikiran yang tercela.

Serupa dengan Kristus

Roma 8:29, “Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. “

Allah begitu mengasihi orang berdosa, sehingga IA rela memberikan Yesus, AnakNya menjadi tebusan bagi dosa-dosa kita. Ia menerima kita apa adanya, tetapi IA tidak membiarkan kita apa adanya! Sejak semula kita dipilih Allah dan dirancang untuk menjadi serupa dengan gambaran Kristus yang sempurna (Roma 8:29) Serupa dengan Kristus adalah tujuan utama setiap orang benar.

Bekerja Memberi Buah

Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. (Filipi 1:22)

Ayat yang diucapkan oleh Rasul Paulus sebagaimana tertulis di atas merupakan suatu penegasan tentang panggilan dan tujuan hidupnya di dunia ini. Sebagai manusia, ia menyadari bahwa suatu waktu kehidupannya akan berakhir dengan kematian, baik karena pemberitaan Injil maupun karena sebab apapun lainnya. Namun, Paulus memiliki tujuan dalam hidupnya, yaitu memberi buah.

Lebih Dari Pahlawan

Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota. (Amsal 16:32)

Bangsa kita setiap tahun merayakan Hari Pahlawan pada tanggal 10 November. Pada saat itulah kita mengenang jasa para pahlawan yang telah bersedia mengorbankan harta dan nyawanya untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Kita memilih 10 November sebagai Hari Pahlawan karena pada tanggal tersebut 65 tahun yang silam, para pejuang kita bertempur mati-matian untuk melawan tentara Inggris di Surabaya.

Keluarga Bahagia

Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya. (Mazmur 133)

Pernahkah anda mendapati satu keluarga yang setiap hari terdengar teriakan pertengkaran di rumahnya? Ada perselisihan, konflik, ego, gengsi, dan lainnya. Tidak pernah terdengar adanya pengakuan kesalahan, kata maaf ataupun pengampunan satu dengan yang lain. Tidak ada ketenangan, kedamaian, apalagi sukacita. Dalam keluarga seperti itu, suasana rumah terasa seperti di neraka.

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)