Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

Saudara Kita Tertimbun Disana

Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepadaNya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakannya? (Roma 10:14)

Saya teringat akan kejadian gempa beberapa tahun yang lalu di wilayah Jawa Barat. Pasca gempa, saya dan beberapa rekan hamba Tuhan sempat mendatangi lokasi gempa khususnya di daerah Cianjur Selatan untuk memberikan bantuan. Kami melihat suasana yang sangat memprihatinkan disana. Yang sangat menarik perhatian saya adalah cerita dari masyarakat setempat tentang bapak yang bernama Kosasih. Istri beserta keempat putra-putrinya, semua tertimbun tanah longsor tanpa sempat diselamatkan. Dan menurut cerita, sampai saat ini jenasah mereka masih tertimbun dan belum ditemukan. Memang lokasinya sulit dijangkau dan alat-alat berat tidak bisa masuk kesana.

Hidup yang berkenan di hadapan Tuhan

Karena perintah itu pelita, dan ajaran itu cahaya, dan teguran yang mendidik itu jalan kehidupan. Amsal 6:23

Suatu hari seorang anak kecil datang kepada ayahnya dan bertanya, "Apakah kita bisa hidup tidak berdosa selama hidup kita?!" Ayahnya memandang kepada anak kecil itu dan berkata, "Tidak nak..." Putri kecil ini kemudian memandang ayahnya dan bertanya lagi, "Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun?!" Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum kepada putrinya, "Oh ayah.. Bagaimana kalo 1 bulan, apakah kita bisa hidup tanpa melakukan kesalahan?" Ayahnya tertawa, "Mungkin tak bisa juga nak..." "OK ayah, ini pertanyaan terakhir, apakah kita bisa hidup tidak berdosa dalam 1 jam saja?" Akhirnya ayahnya mengangguk, "Kemungkinan besar, bisa nak.. Karena kasih TUHAN dan kemauan kitalah yang akan memampukan kita untuk hidup benar!!" Anak ini tersenyum lega." Jika demikian, aku akan menjaga perasaanku dan hidup benar dari jam ke jam ayah. Lebih Mudah MenJalaninya." sahut anak dengan gembira.

Lakukanlah Pekerjaan Pemberita Injil

Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu! (2 Timotius 4:5)

Dari mata pelajaran Homiletika (ilmu berkhotbah), 2 hal penting yang harus selalu dicamkan: 1. Pribadi yang berkhotbah, 2. Isi khotbah.  Struktur ini jangan dibolak-balik! Perilaku dan tutur kata oknum yang berkhotbah menjadi sebuah kesaksian yang kuat, lebih dari isi khotbahnya. Khotbahnya akan berpengaruh karena diperteguh oleh kelakuannya. Bohong besar, khotbah yang tidak diperkuat oleh perilaku si penyaksi. Paulus berpesan dengan sungguh-sungguh kepada Timotius untuk memberitakan firman, dst. (2 Tim.4:1-4).

Aku Selamat

Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." Kisah 4:12

“Mata MRM tampak sembap. Dia terus-menerus menangis sembari mendengar tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum terhadap dirinya dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta. Jaksa meminta Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara 4 tahun dan denda 200 juta subsider 6 bulan,” tulis Okezone pada Kamis, 8 September 2011. Kita semua tentu saja tidak suka dihukum apalagi bila harus menderita di dalam penjara.

Memilih Apa Yang Baik

Dan inilah doaku, semoga  kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus. (Filipi 1:9-10)

Doa Paulus di atas merupakan sebuah doa syafaat yang dipanjatkan agar terjadi dalam jemaat di kota Filipi. Kita juga memiliki kerinduan yang sama untuk dapat memilih apa yang baik dalam menjalani hidup kekristenan kita selama berada dalam dunia ini.

Kemuliaan Yesus

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran (Yoh.1:14)

Bila kita berbicara tentang kemuliaan, maka dalam benak kita, muncul kesan sesuatu yang bercahaya menyilaukan. Dalam beberapa pengkalimatan Alkitab, kata itu dapat diartikan secara literal. Namun apa yang disaksikan oleh Rasul Yohanes merupakan bentuk lain.

Berguna Bagi Sesama

Lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa. (Yohanes 11:50)

Saya pernah membaca suatu artikel yang mengisahkan tentang seorang petani buncis yang disengat oleh lebah. Pada saat musim panen tiba, sang petani ini ingin memetik buncis dan tetapi ternyata disana ada sarang lebah. Ketika lebah-lebah melihat si petani mendekat, mereka menganggap bahwa si petani adalah musuh, sehingga mereka mulai menyerang petani itu. Dalam penyerangan mereka, dua lebah yang menyengat si petani mati karena mempertahankan sarangnya. Satu tujuan mereka, yakni menyelamatkan lebah yang lain di sarang itu. Jadi, mereka mengorbankan hidup demi kebaikan orang lain.

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)