Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

Membina Relasi yang Baik

... bahwa hidup kami di dunia ini, khususnya dalam hubungan kami dengan kamu, dikuasai oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah bukan oleh hikmat duniawi, tetapi oleh kekuatan kasih karunia Allah. (2 Korintus 1:12)

Pada umumnya manusia hidup dalam suatu komunitas tertentu yang sesuai dengan pilihan hatinya, yaitu di mana ia dapat merasakan adanya kenyamanan dan keakraban dalam komunitas tersebut. Namun, tidak dapat disangkal bahwa hubungan satu dengan lainnya dapat menjadi retak atau terputus sama sekali karena berbagai sebab. Salah satu sebabnya adalah karena adanya sifat atau sikap kita yang tidak benar. Hal itu juga terjadi dalam gereja mula-mula, seperti yang terdapat di kota Korintus.

Di Bawah Kendali Allah

TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya. (Mazmur 37:23)

Pernahkah di saat malam hari Anda memperhatikan langit serta bulan dan bintang yang ada di sana? Pernahkah Anda bayangkan, apa yang akan terjadi jika benda-benda langit itu tidak dikendalikan secara ilahi? Bintang-bintang akan saling berbenturan dan berjatuhan menimpa bumi. Planet berputar tanpa kendali dengan kecepatan tinggi. Namun, kita patut bersyukur, karena Allah telah mengaturnya sedemikian rupa. Pemazmur menuliskan, "Pujilah Dia, hai matahari dan bulan, pujilah Dia, hai segala bintang terang!" Alasannya, "… sebab Dia memberi perintah, maka semuanya tercipta. Dan mendirikan semuanya untuk seterusnya dan selamanya, dan memberi
ketetapan yang tidak dapat dilanggar." (Mazmur 148:3,5-6).

Masa Depan Sungguh Ada

Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang. (Amsal 23:17-18)

Kita telah ada di tahun yang penuh dengan tanda tanya besar bagi setiap orang, entah anak kecil maupun mereka yang telah dewasa tentang kehidupan. Banyak orang meramalkan dan menafsirkan hal-hal yang akan terjadi di tahun ini. Salah satu misteri bagi manusia adalah ketidakpastian akan masa depan. Dari dahulu sampai sekarang manusia sering bertanya-tanya tentang masa depannya, sehingga dalam kegelisahannya berusaha menanyakan nasib masa depan mereka kepada 'orang pintar' atau ahli peneliti bintang-bintang di langit, hari, dan bulan. Singkatnya, kuatir membuat manusia cenderung mengandalkan kekuatan orang lain dan dirinya sendiri untuk mendapat kepastian masa depan.

Hidup Dipimpin Roh Allah

Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. (Roma 8:14)

Jika Roh Allah diam di dalam kita, hal itu memastikan bahwa kita adalah milik Allah (Roma 8:9). Selanjutnya, jika kita taat kepada pimpinan Roh Allah yang diam di dalam kita, maka Roh Allah itu juga akan memimpin  hidup kita sebagai anak-anak Allah di bumi ini (Roma 8:14). Ke manakah kita akan dipimpin Roh Allah, untuk hidup sebagai anak-anak Allah di bumi ini?

Allah Setia

Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (1 Korintus 10:13b)

Di hari yang baru ini, saya ingin mengajak Anda untuk mengingat kembali akan kebaikan yang pernah Anda terima dari Tuhan. Beberapa kebaikan tentu akan terasa lebih spesial bagi kita. Mungkin itu kelahiran anak yang Anda dambakan, pernikahan dengan pujaan hati Anda, kelulusan sekolah, hadiah spesial di hari ulang tahun Anda beberapa waktu lalu, bonus yang tak pernah Anda bayangkan sebelumnya, kenaikan jabatan atau yang lainnya.

Bila Tuhan Ada

Lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Simson kepadanya. Anak itu menjadi besar dan TUHAN memberkati dia. (Hakim-hakim 13:24)

Siapakah yang tidak kenal dengan Simson anak dari Manoah? Sejak lahir Tuhan sudah menetapkan dirinya untuk menjadi  nazir Allah, membaktikan diri untuk pelayanan kepada Tuhan. Simson yang telah menjadi dewasa hidup diberkati Tuhan. Penyertaan Tuhan nampak dalam pekerjaan Roh Tuhan dan kekuatan yang ada padanya. Saat bersama kedua orangtuanya ke kebun anggur di Timna, ia mencabik singa yang mendekatinya bagai mencabik anak kambing tanpa satu alat pun di tangannya.

Mengeluh Atau Bersyukur?

Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! (Mazmur 42:6)

Semua orang pasti pernah mengeluh. Mengapa? Sebab mengeluh merupakan pelarian termudah ketika hambatan muncul dan ketika kenyataan yang terjadi tidak sesuai harapan. Bahkan bagi beberapa orang mengeluh telah menjadi suatu kebiasaan. Orang yang suka mengeluh biasanya adalah orang yang terlalu fokus pada keinginannya dan atau memiliki kecenderungan membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Bila kita termasuk orang yang suka mengeluh, maka ketahuilah bahwa kebiasaan mengeluh tidak akan membuat situasi menjadi lebih baik. Mengeluh malah akan menguras energi serta menciptakan perasaan negatif masuk dalam diri. Kita perlu menyadari, tidak semua dapat terjadi sesuai dengan harapan kita.

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)