Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

Satu Hal

Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya. (Mazmur 27:4)

Raja Daud memiliki satu hal yang dimintanya kepada TUHAN, yaitu untuk diam di rumah Tuhan seumur hidupnya. Disanalah ia dapat menyaksikan kemurahan dan kehadiran Tuhan  dalam hidupnya.

Prinsip Ayub

Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk? (Ayub 2:10)

Kerapkali kita diliputi perasaan bersalah saat menerima berkat-berkat materiil, ketika juga memperhatikan begitu banyak kebutuhan dalam dunia di sekeliling kita. Peristiwa Wasior, Mentawai, Merapi, dan entah apa dan di mana lagi musibah serta bencana alam yang terjadi. Lalu saya mengingat sahutan Ayub kepada istrinya: Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?

Mujizat Ucapan Syukur

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. (Filipi 4:6)

Setelah mengutarakan semua permohonannya, seorang hamba Tuhan yang Tuhan perlengkapi dengan beberapa karunia Roh berdoa seperti ini: “Aku mengucap syukur terlebih dahulu untuk pertolonganMu yang pasti datang. Di dalam nama Yesus aku anggap selesai pergumulannya. Amin.”  Terus terang awalnya saya merasa itu doa yang tidak lazim. Aneh, karena mengucap syukur untuk sesuatu yang belum terjadi, walau diyakini pasti terjadi. Lama saya merenung untuk kemudian saya mengerti, iman ternyata juga berkorelasi dengan ucapan syukur. Ucapan syukur faktanya mendatangkan iman yang pada akhirnya menghasilkan mujizat.

Sibuk Tapi Sia-sia

Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara." Lukas 10:41

Dalam perang dunia II, Jenderal Dwight Eisenhower berkata: "Tidak ada kemenangan yang murah." Keberhasilan memerlukan usaha. Hal itu juga berlaku dalam dunia mental, moral, dan rohani, sama seperti dalam peperangan.  Ada usaha yang dilakukan, tetapi seperti melakukan sesuatu yang sia-sia. Banyak perkara yang dilakukan, tetapi tidak banyak membawa hasil positif.

Hari Ini

Tetapi apabila pernah dikatakan: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman." (Ibrani 3: 15)

Hari ini adalah sebuah hari yang pasti baru dalam kehidupan kita. Hari yang baru selalu memiliki harapan, kemungkinan dan memberikan semangat yang baru kepada kita. Betapa malangnya kalau kita tidak memiliki hari ini, yaitu hari yang baru itu.

The Art of Thankfulness

Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, …, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. (Kolose 2:7)

Bayangkanlah, Anda diberi semangkuk pasir berisi partikel-partikel besi yang amat kecil, dan anda diminta untuk mengeluarkan besi itu dari pasir. Anda punya dua pilihan. Anda dapat membuka dengan menarik ke bawah jari-jarimu menelusuri tanah dan mencari rincian besi, namun hanya menemukan sedikit; atau Anda dapat mengeluarkannya dengan mempergunakan medan magnet melewati tanah dan menunggu magnet itu menarik serpihan besi yang tak terhitung banyaknya.

Bersaksi Bentuk Ucapan Syukur

Sebab, jika engkau mengucap syukur dengan rohmu saja, bagaimanakah orang biasa yang hadir sebagai pendengar dapat mengatakan "amin" atas pengucapan syukurmu? Bukankah ia tidak tahu apa yang engkau katakan?
(I Korintus 14:16)

Banyak orang percaya sekarang ini enggan bersaksi di kebaktian. Alasannya sederhana, acapkali kesaksian mereka dianggap salah satu bentuk kesombongan rohani. Bahwa ada orang-orang yang menggunakan ruang kesaksian untuk menyombongkan diri memang tidak dapat disangkal. Tetapi janganlah preasumsi negative tersebut menghalangi kita untuk bersaksi. Sebab bagaimana pun juga kita harus terus bersaksi tentang kemurahan Tuhan yang berlaku atas kita sebagai bentuk ucapan syukur kita.

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)