Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan. Haleluya! Ayat serupa ditulis empat kali dalam Alkitab. Yang pertama, dalam Roma 9:33. Ayat ini dikaitkan dengan bangsa Israel yang mengejar tetapi tidak mendapatkan kebenaran. Sedangkan bangsa-bangsa lain yang tidak mengejar, beroleh kebenaran karena iman – Roma 9:30-32.
|
|
|
Setiap orang pasti setuju bahwa hari-hari ini adalah hari–hari yang kian
berat untuk dijalani. Fenomena alam menunjukkan tidak ada lagi tempat
aman untuk berlindung. Yang menjadi pertanyaan besar ialah: Masihkah
orang percaya memiliki pengharapan??
|
|
Latar belakang Paulus sebelum ia bertobat tidak asing buat kita.
Seorang tokoh muda yang hebat: brilian, tak tercela dalam menjalankan
Hukum Taurat. Oleh para pemuka agama, ia diberi kepercayaan untuk
menangkap dan mengeksekusi para pengikut Jalan Tuhan!
|
|
Kita telah melihat, untuk bertemu Tuhan, bangsa Israel dulu harus naik
ke Bukit Sinai yang begitu menakjubkan sekaligus mengerikan. Bukit yang
telah membuat Musa dan seluruh bangsa Israel sangat ketakutan dan
gemetar. Kita sekarang datang ke Bukit Sion, kota Allah yang hidup,
Yerusalem sorgawi – Ibrani 12:18-22
|
|
Pada umumnya orang pergi ke gereja berharap untuk mendapatkan sesuatu
yang tidak diperolehnya di tengah semarak dan gemerlap dunia. Tetapi,
apakah Cuma itu tujuan utama orang beribadah? Hanya untuk menerima
sesuatu??
|
|
Sebelum Yesus datang dan melawat saat saya berusia 19 tahun, saya hidup
terbelenggu dalam penjara. Bukan penjara lahiriah, melainkan penjara
rohani dalam kehidupan saya sendiri. Namun saat saya berjumpa dengan
Yesus secara pribadi, Dia membebaskan saya dari berbagai ikatan yang
membelenggu hidup saya. Dan hatikupun penuh dengan sukacita dan ucapan
syukur
|
|
Terakhir kita telah melihat keadaan rohani yang “lumpuh”: digambarkan sebagai tangan yang lemah dan lutut yang goyah dalam Ibrani 12:12.
|
|
"Yesus menampakkan diri lagi kepada
murid-murid-Nya…” Ayat ini menunjukkan beberapa fakta
penting, yaitu: 1) Yesus sungguh telah bangkit dari kematian; dan 2)
murid-murid sudah bersama-sama mengikut Yesus sebelum Ia mati
disalib.
|
|
Banyak orang yang menamakan dirinya orang Kristen. Jika ditanya apakah
senang jadi anak Tuhan? Pasti banyak yang menjawab senang, apalagi
kalau mendapat berkat yang banyak dan banyak mendapat pertolongan
Tuhan. Namun sesungguhnya apakah hal-hal itu yang membuat kita senang
menjadi anak Tuhan? Senang atau tidak adalah tergantung dari diri kita
sendiri. Tuhan mengatakan bahwa kesenangan yang kita miliki sekarang
hanya merupakan ’uang muka’ dari Tuhan, belum sepenuhnya.
|
|
Dari tahun ke tahun, di negara-negara Barat semakin banyak orang muda
meninggalkan gereja dan menjadi Ateis. Saya sendiri, meski orangtua
saya Kristen, mereka tidak pernah membawa saya dan adik saya ke gereja.
Akibatnya, saya pun menjadi penganut Ateis. Saya percaya, bahwa segala
sesuatu berasal dari proses evolusi!
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 1 - 10 of 107 |