|
KARUNIA MEMBERI
Ayat Pokok: Roma 12:4-8
Oleh: Pdt. A.H. Mandey
Bersama-sama, kita semua adalah satu keluarga; satu tubuh Kristus. Setiap anggota mempunyai fungsi dan tugas yang berbeda-beda. Masing-masing memiliki karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan Tuhan kepada kita.
Beberapa waktu lalu kita telah belajar tentang beberapa karunia yang Tuhan berikan kepada masing-masing anggota, antara lain:
- Karunia Bernubuat;
- Karunia Melayani;
- Karunia Mengajar;
- Karunia Menasihati;
- Karunia Membagi-bagikan/Memberi.
Karunia Membagi-Bagikan/Memberi
Ada Karunia Membagi-bagikan = Karunia Memberi. Untuk bisa membagi-bagikan sesuatu kepada orang lain, terlebih dahulu kita harus memiliki sesuatu. Yesus adalah teladan yang sempurna. Ia telah memberikan semua: tubuh dan nyawaNya, saat Ia mati di kayu salib. Apa yang dapat kita berikan?
Ada 3 hal yang dapat kita berikan:
1. Harta/Kekayaan
• Amsal 3:9-10 – “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama
dari segala penghasilanmu, naka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai
melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah
anggurnya.”
• Amsal 28:27 – “Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan,
tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki.” Inilah rahasia
hidup orang Kristen yang suka memberi: ia tidak akan kekurangan!
Tuhan akan selalu memberkati, sehingga ia dapat terus memberi kepada
orang lain.
• Yakobus 1:27 – “Ibadah [=pelayanan] yang murni dan yang tak bercacat di
hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda
dalam kesusahan mereka…”
• Galatia 2:9-10 – “… hanya kami harus tetap mengingat orang-orang miskin
dan memang itulah yang sungguh-sungguh kuusahakan melakukannya.”
Selain mendapat karunia memberitakan Injil khusus kepada orang-orang
non-Yahudi, Paulus juga beroleh karunia istimewa dibanding rasul-rasul
lainnya, yaitu: mengingat dan membantu orang-orang miskin.
2. Talenta
• 1 Korintus 4:7 – “Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting?
Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau
memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau
tidak menerimanya?” Ayat ini bicara tentang talenta yang ada pada setiap
manusia sejak lahir. Saat lahir bayi memang tidak membawa apa-apa.
Bahkan orangtuanya tidak tahu talenta/kesanggupan/kepintaran apa yang
dimiliki putera/puterinya. Seiring dengan pertumbuhannya, baru terlihat
talenta yang dimiliki seorang anak. Pakailah talenta yang ada untuk
memuliakan Tuhan!
• 1 Petrus 4:11 – “Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai
orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah
ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah
dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya
kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.” Mengenai Karunia Berbicara.
Apapun karunia yang Tuhan berikan, pakai/berikan itu untuk melayani seorang
kepada yang lain.
3. Waktu
Manusia sangat terikat pada waktu. Tuhan memberikan waktu kepada setiap
manusia, dan kita wajib memberikan waktu yang kita miliki pertama-tama kepada
Tuhan:
• Ibrani 10:25 – “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan
ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita
saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang
mendekat.”
• Beri juga waktu untuk keluarga: Ulangan 24:5 – “Apabila baru saja seseorang
mengambil isteri, janganlah ia keluar bersama-sama dengan tentara maju
berperang atau dibebankan sesuatu pekerjaan; satu tahun lamanya ia harus
dibebaskan untuk keperluan rumah tangganya dan menyukakan hati perempuan
yang telah diambilnya menjadi isterinya.”
Jadi, kita bisa memberi dari harta, talenta, dan waktu yang Tuhan telah berikan kepada kita. Tuhan mau memberikan kepada kita karunia-karunia yang menjadikan kita anggota-anggota yang berfungsi baik, untuk memuliakan Tuhan. Haleluya!
Kita semua adalah orang-orang kudus yang diperlengkapi sedemikian rupa sehingga semua bisa turut melayani. Efesus 4;11-12 – “Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus.”
Yesus telah memberikan segala yang ada padaNya bagi kita. Kitapun mau berikan semua kepada Yesus. “Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya. Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil. Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh” – 1 Petrus 2:21-24.
Mari, belajar memberi: harta, talenta, dan waktu bagi Tuhan dan sesama. Nama Tuhan dipermuliakan, saudara diberkati. Puji Tuhan! Tuhan Yesus memberkati pemberian saudara!
|