Khotbah Minggu, 30 Desember 2012

KETIKA TUHAN MELAWAT
Ayat Pokok: Lukas 19:41-44
Oleh: Ps. Matthew Lambert, USA

Kira-kira apa reaksi Tuhan saat Ia melawat kota tempat saudara dan saya tinggal hari ini?  Perhatikan apa yang dicatat Alkitab mengenai reaksi Tuhan Yesus saat Ia melawat dua kota yang berbeda.

Yerusalem – Lukas 19:41-44
Yesus mengasihi kota Yerusalem.  Tapi saat Ia datang dan melihat Yerusalem, Ia menangisinya.  Mengapa?  Apa yang dilihatNya di sana, sehingga Ia menangisinya?

Sebab kota itu pernah punya kesempatan untuk bertobat, tetapi mereka menolaknya.  Itu sebabnya Tuhan berkata, “Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu!”  Yesus menangisi Yerusalem sebab para pemimpin kota telah mati secara rohani – tidak lagi peduli pada apa yang terjadi dengan keadaan kerohanian jemaat!
Tuhan adalah Allah yang panjang sabar dan penuh dengan kemurahan.  Ia siap mengampuni siapa saja yang datang kepadaNya.  Tetapi penduduk Yerusalem terlalu gengsi untuk mengakui kekurangan dan dosa mereka.  Mereka menolak damai sejahtera yang ditawarkan Tuhan!

Akibatnya: pehukuman Allah datang; musuh akan menghancur-luluhkan kota itu!  “Akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan, dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau.”

Nain – Lukas 7:11-17
Pada kesempatan lain, saat Yesus tiba dekat pintu gerbang kota Nain, Ia menjumpai kedukaan: kedukaan seorang janda yang ditinggal mati putera tunggalnya.  Di Nain, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan!  Dan Ia pun membangkitkan anak muda itu dari kematian.  Puji Tuhan!

Meski telah memanjatkan doa syafaat dan berusaha tawar menawar dengan Allah, Abraham tidak berhasil menyelamatkan kota Sodom dan Gomora; sebab jumlah orang benar di sana bahkan tidak mencapai 10 orang!  Bayangkan betapa jahat penduduk kota dan dosa yang diperbuatnya!  Sementara itu, kota Niniwe luput dari murka Allah karena pertobatan penduduknya! 

Saudara dan saya hidup di zaman kegelapan.  Cawan murka Allah siap dicurahkan ke atas bumi ini.  Tapi sebelum itu terjadi, Allah hendak melawat kota-kota kita dan menunjukkan kuasaNya.  Apa reaksi Tuhan saat Ia melawat kota saudara dan saya?  Akankah Ia menemui kematian rohani anak-anakNya di kotamu?  Adakah orang-orang percaya yang peduli,  menaikkan doa dan menangis untuk keselamatan kota mereka?  Tuhan Yesus memberkati saudara!