Khotbah Minggu, 13 Oktober 2013

MENEMUKAN ALLAH
Ayat Pokok: Kisah Para Rasul 17:26-27
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Tujuan Allah memberi nafas, kehidupan dan segala sesuatu kepada manusia adalah, supaya manusia (1) Mencari; (2) Menjamah; dan (3) Menemukan Allah. 

“Supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing.”

Mencari
Kita telah melihat bagaimana Tuhan bisa membalikkan keadaan dan mendatangkan bala kelaparan dan penyakit sampar – 2 Tawarikh 7:13.  Untuk apa?  Supaya umatNya kembali dan mencari Dia!

Mencari Allah dengan sepenuh hati menghasilkan:
1. Pengampunan Dosa – 2 Tawarikh 7:14; dan
2. Berkat, yaitu Minyak dan Anggur – Yesaya 65:8-10

Ketika meterai ketiga dibuka dan kuda hitam dilepaskan, bala kelaparan dahsyat menimpa seisi dunia.  “Secupak gandum sedinar harganya, dan tiga cupak jelai sedinar.”  Tetapi ada jaminan Tuhan bagi saudara dan saya: minyak dan anggur tidak akan dirusakkan – Wahyu 6:5-6!  Haleluya!

Menjamah
Barangsiapa mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh, ia bisa menjamah Dia, supaya:
1. Percaya – Dari tidak percaya menjadi percaya. 
   Contoh:
   – Tomas – Yohanes 20:24-28;
   – Murid-Murid – Lukas 24:36-40
2. Mengalami Mujizat – Lukas 8:43-47
   Meski belum pernah bertemu atau mendengar Tuhan Yesus mengajar, perempuan
   yang sakit pendarahan selama 12 tahun, telah percaya. Ia menjadi percaya
   setelah mendengar kesaksian orang tentang Yesus. Dan saat ia menjamah ujung
   jubah Yesus, seketika itu juga ia menerima mujizat kesembuhan! 

   Tuhan Yesus berkata, “Ada seorang yang menjamah Aku, sebab Aku merasa ada
   kuasa keluar dari diri-Ku.”

Menemukan
Allah menghendaki manusia mencari dan menemukan Dia, sebab Ia ada tidak jauh dari manusia. 

Mazmur 19:2-7 mencatat bukti keberadaanNya yang amat dekat dengan manusia.  “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya;…  Dari ujung langit ia terbit, dan ia beredar sampai ke ujung yang lain; tidak ada yang terlindung dari panas sinarnya.”  Puji Tuhan.

Manusia bahkan tak dapat melarikan diri dari hadapanNya, sebab Dia ada dimana-mana!  Tak ada tempat bagi seorangpun untuk bersembunyi dari hadirat Tuhan – Mazmur 139:7-12.

Iman & Segenap Hati
Untuk bisa menemukan Allah, kita harus mencariNya dengan iman dan dengan sungguh-sungguh!

“Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.  Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia” – Ibrani 11:6.

Untuk bisa menemukan Allah, dan layak bagiNya, kita harus mengasihi Dia secara total; mengasihi Dia lebih dari mengasihi orangtua, suami/isteri, anak!  Perpecahan dan hilangnya damai bisa terjadi dalam rumah tangga jika kita tidak mengasihi Allah lebih dari siapapun/apapun.

“Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku…” – Matius 10:37-39.

Cari Dia dengan iman dan dengan segenap hati – begitu rupa sehingga kita bisa mengasihi Dia di atas segala-galanya.  Maka saudara dan saya akan menemukan Dia, dan berlayak di hadapanNya. Tuhan Yesus memberkati saudara!