Pengharapan yang esa

“Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada TUHAN, Allahnya.” (Mazmur 146: 5)

Kehadiran tahun yang baru seringkali diisi dengan sesuatu yang baru. Ada yang membeli rumah baru, kendaraan baru, perabot rumah tangga yang baru, membuat bisnis baru, merintis karir baru, membuka pelayanan baru dan lainnya. Semuanya itu baik dan boleh saja dilakukan asal dengan benar sesuai kemampuan yang dimiliki. Firman Tuhan tidak melarang kita untuk memiliki barang-barang baru atau kegiatan-kegiatan baru seperti itu.

 

Namun, Tuhan mau supaya kita juga mengisi lembaran-lembaran baru kehidupan kita dengan perkara-perkara yang baru, semangat yang baru dan harapan yang baru di dalam Dia. Kita perlu memperbaharui apa yang ada di bagian “dalam” dari kehidupan kita, yaitu hati kita, dan bukan hanya apa yang nampak dari luar saja. Tuhan mengetahui dan menyelidiki hati kita sampai ke tempat yang paling dalam, Ia mengetahui apa yang sesungguhnya menjadi harapan, kerinduan dan keinginan kita di tahun yang baru ini.

Ayat yang tertulis di atas menunjukkan kita kepada pengharapan yang dapat diandalkan yaitu Allah Yakub sebagai penolong dan sebagai pengharapan kita satu-satunya. Manusia bisa merencanakan sesuatu yang baik, tetapi ia tidak tahu apa yang ada di masa depan. Manusia memerlukan penolong yang sanggup mengetahui dengan tepat apa yang akan terjadi kemudian dan hanya Allah yang memiliki kemampuan yang hebat seperti itu.
Oleh karena itu, jadikanlah Tuhan sebagai pengharapan satu-satunya, yang esa dan yang tidak akan mengecewakan saudara.  Kasih setianya cukup tersedia melimpah bagi anak-anakNya.(phm)

Doa: Bapa, Engkaulah pengharapanku yang esa. KepadaMulah kuserahkan hidupku. Amin.