Orang yang Berbahagia

Sebab Tuhan Allah adalah matahari dan perisai, …., berbahagialah manusia yang percaya kepada-Mu! (Maz 84:12-13)

Jika kita memperhatikan keadaan di sekitar kita, ada banyak orang yang sedang mencari-cari kebahagiaan. Untuk tujuan itu mereka sampai harus pergi ke tempat-tempat kramat, yang lain mencari tahu pada para peramal dengan harapan apa yang diinginkan menjadi kenyataan. Mereka mempercayai hal-hal yang berbau mistik, takhayul. Mereka rela melakukan apa yang disyaratkan seperti mandi kembang atau buat sesajian untuk para arwah. Semua itu dilakukan dengan satu tujuan untuk mencapai kebahagiaan.

Firman Allah dengan jelas dan gamblang menegaskan bahwa hanya orang yang percaya kepada Allah yang akan memiliki kebahagiaan. Ayat mas kita mengatakan, “….berbahagialah manusia yang percaya kepada-Mu.” Apa ciri-cirinya orang yang hidup berbahagia?

Mari kita simak hal-hal berikut ini: Pertama, mengubah keadaan dan tidak terbawa keadaan (ayat 6-7). Hidup kekristenan di tengah dunia harus menjadi garam dan terang. Artinya, kehadiran kita di dunia ini bukan untuk dipengaruhi tetapi untuk mempengaruhi. Bukan malah ikut-ikutan pergi ke tempat kramat cari kebahagiaan dan menyembah hal-hal yang mistik. Kita harus dapat menjadi saksi-saksi Kristus yang menuntun setiap orang kepada keselamatan. Kedua, berjalan di dalam Yesus semakin lama semakin kuat (ayat 8).
Orang yang berbahagia bukanlah orang yang lemah, yang gampang menyerah, dan mudah terpengaruh, tetapi orang yang semakin hari semakin kuat di dalam Kristus. Semakin bertumbuh dewasa secara rohani. Ketiga,
mengisi hari-harinya dengan suasana Ilahi (ayat 11). Orang yang berbahagia di dalam Kristus adalah orang yang mampu membangun suasana hidup dalam hadirat-Nya yaitu melalui doa-doa yang senantiasa dipanjatkan. Apabila sesuatu terjadi tidak sesuai dengan yang diinginkan, maka tidak akan menjadi kecewa karena telah melibatkan Tuhan Yesus di dalamnya.

Apakah hidup kita berbahagia hari ini? Carilah Tuhan. Jangan mencari kebahagiaan di luar Tuhan. Kebahagiaan yang diberikan oleh iblis dan dunia itu semu. Tetapi orang yang hidupnya hanya percaya kepada Tuhan pasti berbahagia. (ymk)

DOA: “Tuhan Yesus, aku berdoa kiranya aku semakin mengerti kehendak-Mu dalam hidup ini, sehingga aku dapat menikmati hidup yang penuh kebahagiaan. Amin.”