Kuasa Untuk Bersaksi

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kis 1:8)

Perintah yang disampaikan oleh Tuhan Yesus ketika akan naik ke sorga kepada murid-murid adalah agar mereka tinggal di Yerusalem. Kata “tinggal” di sini bukan berarti mereka berdiam diri, tidak berbuat apa-apa, melainkan mereka harus melakukan suatu tindakan, yaitu berdoa, minta Roh Kudus yang dijanjikan Tuhan Yesus, agar dengan demikian mereka diberikan kemampuan, kuasa yang dari sorga.

Berbicara tentang kuasa, banyak orang berpikir tentang mujizat dan tanda-tanda heran. Tetapi kuasa yang dimaksud di sini adalah tentang Roh Kudus yang diberikan kepada orang-orang percaya. Untuk apa Roh Kudus itu diberikan? “Kamu akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kisah Para Rasul 1:8). Kuasa dari Roh Kudus menjadikan kita saksi Tuhan yang dapat membawa perubahan di manapun kita berada dan dapat membawa orang pada keselamatan. Kesaksian yang efektif adalah melalui hidup kita sendiri, hidup yang sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.

Kita hidup di hari-hari yang disebut akhir jaman. 2 Timotius 3:1 menyebutnya masa yang sukar. Tetapi bukan menyangkut perekonomian atau politik, melainkan tentang karakter manusia. Manusia akan mencintai dirinya sendiri, menjadi hamba uang, memberontak terhadap orangtua, tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, lebih mengikuti hawa nafsunya dari pada kehendak Tuhan. Tetapi ayat 14 mengingatkan kita agar tetap berpegang pada kebenaran.”… Roh Kudus, yang diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah kukatakan kepadamu.” (Yohanes 14:26). Roh Tuhan yang adalah Roh Hikmat dan Pengertian akan memberikan kita hikmat dan pengertian bagaimana harus menjalani hidup ini sehingga kita dapat menjadi saksi yang efektif melalui cara hidup kita. (ss)

DOA: “Ya Roh Kudus, berikanlah aku hikmat dan pengertian agar aku dapat hidup berkenan kepada-Mu dan hidupku menjadi kesaksian bagi banyak orang. Amin.”