Ringkasan Khotbah

Khotbah Minggu, 22 November 2015

MANUSIA ALLAH
Ayat Pokok: 1 Timotius 6:11-21
Oleh: Pdt. Arnold A. Bolung, Rote, NTT
 
Manusia Allah adalah mereka yang sungguh-sungguh mengasihi, percaya dan melakukan kehendak Allah.  “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya” – Yohanes 1:12.

Khotbah Minggu, 15 November 2015

BERSERU DENGAN TIDAK JEMU-JEMU
Ayat Pokok: Ibrani 11:6
Oleh: Pdt. Jusak Tuda (GPdI Bau-Bau, SulTra)
 
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

Dunia bukanlah tempat kita berpuas-puas dengan kesenangan, melainkan ‘puas’ dengan berbagai pergumulan hidup, bukan saja secara jasmani, tetapi juga mempertahankan iman keyakinan dan pengharapan kita kepada Tuhan. Firman Tuhan katakan kita harus percaya sungguh bahwa Tuhan itu ada dan keberadaannya adalah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. Bila kita tidak mempunyai ketulusan kepada Tuhan, kita akan pulang tanpa membawa berkat. 

Ada tiga hal yang harus kita pelajari agar kita mendapatkan jalan keluar dari setiap persoalan hidup ini.

Khotbah Minggu, 8 November 2015

“TETAPI APA KATAMU, SIAPAKAH AKU INI?”
Ayat Pokok: Matius 16:13-14
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

 
Hampir semua orang mengenal Yesus.  Pertanyaannya ialah, seberapa dekat orang mengenal Yesus.  Ketika Tuhan bertanya, apa kata orang tentang DiriNya, jawab murid-murid: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.”

Khotbah Minggu, 1 November 2015

KEMURAHAN HATI ALLAH
Ayat Pokok: Roma 9:15-16
Oleh: Pdt. Arto Sadeaho, Finlandia
 
Sebab Ia berfirman kepada Musa: “Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.”  Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.

Mengerjakan dan mengusahakan sesuatu dengan sepenuh hati memang baik.   Namun ingat, di luar Tuhan, setiap usaha manusia sia-sia.  Hidup saudara dan saya semata-mata karena kemurahan Tuhan.  Dia menguasai segala sesuatu.   Takkan ada satupun yang luput dari pengamatanNya.  Haleluya! 

Khotbah Minggu, 25 Oktober 2015

TERANG DUNIA
Oleh: Pdt. A.H. Mandey
Ayat Pokok: Yesaya 9:1
 
Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.

Ayat di atas adalah tema Natal kita tahun lalu. Yesaya menyampaikan satu nubuatan: sesuatu yang belum terjadi tetapi seolah sudah terjadi.  Sama ketika ia menubuatkan kelahiran Yesus: “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai” – Yesaya 9:5.

Allah menguasai waktu.  Ia tak dapat dibatasi oleh waktu.  Rencana besar dan lengkap untuk masa depan sudah ada dalam pikiranNya jauh sebelum sesuatu terjadi!  Jauh sebelum manusia dijadikanNya menurut gambar dan rupaNya – Kejadian 1:26-27, Allah telah memiliki rencana keselamatan bagi umat manusia. 

Khotbah Minggu, 18 Oktober 2015

MENABUR BENIH
Ayat Pokok: Markus 4:26-29
Oleh: Ps. Cantelon Brent, Kanada
 
Bagi pengusaha, waktu adalah uang.  Tetapi bagi hamba Tuhan, waktu berarti jiwa-jiwa. Allah menempatkan saudara dan saya di bumi ini dengan tujuan untuk menjangkau sebanyak mungkin jiwa.

Khotbah Minggu, 11 Oktober 2015

RAKSASA
Ayat Pokok: 1 Samuel 17:31-36
Oleh: Pdt. Franky Kolondam, Manado
 
Bungsu dari delapan bersaudara, Daud muda piawai di bidang penggembalaan.  Ia biasa menggembalakan domba ayahnya.  Kakak tertua mengakuinya sebagai anak pemberani.  Di hadapan raja Saul, ia bersaksi, “Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya.  Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya, maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya.  Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya.”

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)