Ketika Yesus dan murid-murid-Nya kembali kepada orang banyak itu, datanglah seorang mendapatkan Yesus dan menyembah, katanya: "Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air. Aku sudah membawanya kepada murid-murid-Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkannya." Maka kata Yesus: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!" Dengan keras Yesus menegor dia, lalu keluarlah setan itu dari padanya dan anak itu pun sembuh seketika itu juga. Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?" Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. [Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.]"

Artikel Terbaru

Bidston Umum

PELPRIP Barnabas

Rayon

Ibadah PELWAP Berea

Persekutuan Doa

Sudah Terlatih

Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia...

PA Berea

Program Radio

Live Mandarin Service | Minggu, 25 Feb 24 | 16.00

Haleluya! Bagi saudara-saudara yang dapat berbahasa Mandarin, mari bergabung dalam ibadah online komunitas berbahasa Mandarin kami hari Minggu ini jam 16.00 WIB yang disertai...

GEMBALA & WAKIL GEMBALA

Pesan Pdt. Hessel N. Mandey & Pdt. Hizkia R. Mandey, untuk tahun 2024 kepada Jemaat Ketapang, Jakarta:

Beginilah firman TUHAN semesta alam: Perhatikanlah keadaanmu!

(Hagai 1:7)