Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

Belajar Dari Iman Anak Kecil

“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat “ (Ibrani 11 : 1)

“Mam, Rachel mau ke Opa..,” kata seorang anak kepada Ibunya setelah ia mendengar Opanya mengalami kebocoran ginjal.  “Aku mau berdoa buat opa," desak sang anak. Demikian antara lain dialog Rachel dengan Ibunya.  Satu hal yang ia imani bahwa setelah berdoa, Opanya pasti sembuh. Ia sungguh yakin sebab berdasarkan pengalamannya setiap dia sakit dan setelah didoakan, dia sembuh.

Jagalah Tubuhmu

Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. Roma 6:13

Bila kita bertemu dengan kata daging dalam Alkitab Perjanjian Baru, maka itu menunjuk pada tubuh manusia. Tubuh manusia adalah alat yang efektif yang sering digunakan oleh iblis untuk menjatuhkan manusia. Memang iblis memulainya melalui pikiran tapi kemudian termanifestasi dalam perbuatan tubuh yang berdosa.

WAKTUNYA TUHAN

“Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham dalam masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan, sesuai dengan firman Allah kepadanya.” (Kej 21:2)

Kalau kita membaca Alkitab, seringkali kita menemukan fakta bahwa Allah bekerja pada waktu yang tepat, yaitu menurut waktuNya Allah sendiri. Sebaliknya, manusia yang seringkali kurang sabar menunggu waktunya Tuhan dan memutuskan untuk mengambil jalan pintas seperti pergi ke dukun, paranormal, nabi palsul dsb.

PELIHARALAH IMANMU

“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.” (2 Tim 4: 7)

Rasul Paulus memberikan pernyataan tersebut kepada Timotius sebelum ia mengakhiri tugas panggilan Allah di dunia ini. Mengapa iman perlu dipelihara? Dalam Ibrani 11 : 1 kita bisa membaca definisi tentang iman yaitu : “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” Dari penjelasan tersebut, ternyata iman ada hubungannya dengan harapan. Harapan adalah sesuatu yang belum kita miliki atau lihat sekarang tetapi kita seolah-olah telah memilikinya dan melihatnya walaupun nampaknya tidak sesuai dengan akal kita.

PERUBAHAN OLEH ROH TUHAN

Maka berbicaralah ia, katanya: ”Inilah firman Tuhan kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman Tuhan semesta alam”. (Zak 4: 6)

Saya percaya bahwa setiap orang percaya menginginkan adanya perubahan hidup ke arah yang lebih baik. Hal ini dimungkinkan jika Roh Allah hadir dalam hidup kita. Dalam Zak 4: 6-7 dikatakan mengenai gunung besar yang telah dijadikan tanah yang rata.  

Nama Yang Harum

“Nama yang harum lebih baik daripada minyak yang mahal.” (Pkh 7: 1a)

Saya pernah melihat iklan yang dibuat oleh perusahaan pembuat kolam renang yang berkata: “Our pool is signed by our name.” Iklan tersebut hendak memberitahukan bahwa kolam renang yang mereka buat benar-benar berkualitas dan tidak diragukan mutunya karena dijamin dengan nama mereka sendiri yang dikenal baik. Calon pelanggan tidak perlu merasa ragu-ragu untuk memberikan pekerjaan kepada mereka karena dijamin pasti tidak akan mengecewakan.

Iman Abraham 2, Iman yang Progresif

Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, walaupun kepadanya telah dikatakan: "Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu." Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali. Ibrani 11:17-19

Saya sering menyebut Ibrani 11:19 bukti Abraham adalah Bapa orang beriman. Iman Abraham luarbiasa. Kalau boleh, izinkan saya menamakan iman Abraham adalah iman progresif. Alasannya sederhana. Zaman dimana Abraham hidup belum dikenal apa yang disebut KEBANGKITAN. Tetapi Abraham dalam kesederhanaannya mampu menjangkau kerja Allah yang luarbiasa ini dengan iman. Abraham sanggup berpikir dalam imannya Allah dapat membangkitkan Ishak, kalau Ishak mati.

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)