Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

Harapan Untuk Hidup

Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN. Yeremia 17:7

Tepat dua minggu setelah terperangkap dalam tambang emas sedalam 1000 meter, dua penambang Australia, Brant Webb, 37, dan Todd Russell, 34, berhasil diselamatkan. Menyambut keberhasilan itu, lonceng gereja Uniting di Beaconsfield dibunyikan. Lonceng itu terakhir kali dibunyikan tahun 1945 untuk mengakhiri Perang Dunia II.

Ahli Waris Sesuai Pengharapan Hidup Kekal

Supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karuniaNya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita. (Titus 3:7)

Umumnya hampir setiap orang yang berada, sebelum meninggal dunia telah membuat suatu surat warisan. Surat tersebut dibuat di depan notaris serta beberapa saksi di mana dituliskan siapa-siapa yang berhak menerima harta peninggalan pusaka itu. Namun meskipun dalam surat warisan sudah ditentukan siapa-siapa yang berhak menerima pusaka peninggalan itu, dalam kenyataannya masih saja terjadi keributan-keributan, pertengkaran-pertengkaran bahkan pembunuhan di antara para ahli waris tersebut.

Janganlah Menjadi Tawar Hati

1 Samuel 17:32, “Berkatalah Daud kepada Saul: "Janganlah seseorang menjadi tawar hati karena dia; hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin itu."

Alkitab mencatat kisah kepahlawanan Daud, betapa seorang remaja belia dengan pipi kemerah-merahan yang hanya berbekal keahlian seorang gembala kambing domba - memiliki keberanian yang luar biasa, seorang diri maju di hadapan Goliat, seorang raksasa – pemegang rekor perang bangsa Filistin!

Tanda KedatanganNya

Waktu itu suaraNya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga. (Ibrani 12:26)

Kejadian meletusnya gunung Merapi dan Anak Krakatau serta tsunami yang telah memporak-porandakan Kepulauan Mentawai merupakan penggenapan dari apa yang tertulis dalam Alkitab. Pada waktu Yesus bercakap-cakap dengan murid-muridNya, mereka menanyakan tentang kedatanganNya dan tanda kesudahan dunia. Yesus menjawab bahwa bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat (Matius 24:1-8; Lukas 21:7-19).

Berbahagialah Orang yang Murah Hatinya

Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. (Matius 5:7)

Ada sebuah legenda tentang seorang rabi yang menyambut seorang pelancong yang letih untuk beristirahat semalam di rumahnya. Setelah mengetahui bahwa tamunya berusia hampir seratus tahun, rabi itu bertanya tentang keyakinan agamanya. Tamunya menjawab, "Saya seorang ateis." Dengan marah rabi itu mengusir tamunya dan berkata, "Saya tidak dapat menampung seorang ateis di rumah." Tanpa sepatah kata pun lelaki tua itu berjalan tertatih ke arah kegelapan jalan.

Bagaimana Mengadakan Pesta

Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta. (Lukas 14: 13)

Ketika kita membaca perikop ayat Alkitab tersebut, barangkali hati saudara akan terusik sama seperti hati saya. Saya percaya orang banyak yang mendengarkan pengajaran Yesus pada waktu itu juga memiliki pendapat yang sama. Mereka akan terhenyak mendengar sebuah pengajaran baru yang di luar kebiasaan orang pada umumnya.

Saat Janji Tuhan Tertunda

“Siapakah tadinya yang dapat mengatakan kepada Abraham: Sara menyusui anak? Namun aku (Sara – red.) telah melahirkan seorang anak laki-laki baginya pada masa tuanya.” Kejadian 21:7

Mengalami penundaan karena suatu hal pasti menimbulkan rasa bosan, jenuh dan juga kecewa. Dalam kehidupan terdapat banyak penundaan yang terjadi tiba-tiba atau mengejutkan: jadwal penerbangan yang tertunda, pernikahan ditunda, kenaikan gaji ditunda. Bagaimana perasaan kita? Pasti jengkel, kecewa, bosan, karena ditunda berarti membuat kita menunggu lebih lama. Kalau ditunda 10 menit mungkin masih bisa ditoleransi; ditunda 1 jam membuat kita mulai kesal dan gelisah, ditunda sehari, seminggu, sebulan dan seterusnya merupakan mimpi buruk! Coba bayangkan bila penundaan itu berlangsung 39 tahun. Apa yang akan kita lakukan dan bagaimana perasaan kita?

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)